Langsung ke konten utama

LATAR BELAKANG PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN & KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN


BAB I
LATAR BELAKANG PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN &
KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN
  Latar belakang Pend. Kewarganegaraan
Hal yang menjadi latar belakang Pend. Kewarganegaraan ialah dari sejarah terbentuknya negara Indonesia yang dimulai sejak zaman perjuangan melawan kolonial , kemudian masa kemerdekaan , revolusi , orde lama , orde baru , hingga saat ini yaitu masa reformasi. Ketika kita berbicara tentang latar belakang maka tidak bisa lepas dari yang namanya sejarah / peristiwa dimasa lampau dimana tujuan diadakanya Pendidikan Kewarganegaraan adalah supaya warga negara yang lahir dikemudian hari mengetahui bagaimana peristiwa terbentuknya negara Indonesia ini dan pada akhirnya timbul rasa bangga serta semangat kebangsaan menjadi warga negara Indonesia sehingga memiliki rasa cinta tanah air dan bisa menjadi warga negara yang baik.
     Kompetensi yang diharapkan dr pendidikan kewarganegaraan
a. Hakikat Pendidikan
Sesuai dengan UUD 1945 pasal 31 yang mengatakan bahwa setiap warga Negara berhak mendapat dan mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. Dari UUD 1945 tersebut kita ketahui bahwa pendidikan merupakan suatu hak warga negara termasuk kewajiban pemerintah untuk memberikan Pendidikan Kewarganegaraan. Karena dengan memberikan pendidikan merupaka salah satu upaya pemerintah untuk mencerdaskan setiap warganegaranya.
b. menumbuhkan wawasan warga negara
Dengan diberikannya Pendidikan Kewarganegaraan maka diharapkan setiap warganegara memiliki wawasan negara serta kebangsaan yang baik dimana dalam hal ini mampu menguasai ilmu pengetahuan , teknologi serta seni dan bisa mengimplementasikanya dalam kehidupan bernegara dan berbangsa sesuai dengan dasar negara Indonesia yaitu Pancasila.

B. Pemahaman tentang Bangsa, Negara, Hak dan Kewajiban Warga Negara
Pengertian Bangsa dan Negara
1.     Pengertian Bangsa
Ketika berbicara tentang bangsa maka akan berhubungan dengan sekelompok orang-orang yang mempunyai persamaan dalam segi garis keturunan( Persamaan bentuk fisik) , adat istiadat , bahasa , serta budaya setempat dalam suatu wilayah geografis tertentu.
2.      Pengertian dan Pemahaman Negara
Sedangkan pengertian negara secara sederhananya adalah sebuah organisasi tertinggi dari sekelompok manusia yang mendiami suatu wilayah geografis tertentu yang sepakat untuk membentuk suatu pemerintahan yang sah berfungsi sebagai pengatur kehidupan bernegara dalam bidang sosial , ekonomi, politik , hukum , dll untuk mewujudkan tujuan dan cita-cita bersama masyarakatnya. Dimana agar terciptanya suatu negara ada beberapa syarat salah satunya perlu adanya pengakuan dari masyarakat dunia lainnya atau negara yang telah ada/ berdiri sebelumnya disebut juga dengan de jure ( secara hukum ).

II. Pemahaman Tentang Demokrasi, Sistem Pemerintahan Negara, dan Perkembangan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara
                     Bentuk Demokrasi dalam Pengertian Sistem Pemerintahan Negara
·                     Konsep Demokrasi
Jika ditinjau dari bahasa asalnya yaitu yunani dimana kata demokrasi memiliki makna yaitu demos yang berarti rakyat , dan kratos yang berarti pemerintahan sehingga dengan kata lain demokrasi merupakan suatu pemerintahan yang bersifat kerakyatan. Saat kita membahas tentang demokrasi suatu negara berarti sesuai dengan konsep demokrasi maka akan ada kekuasaan , dimana kekuasaan ini syarat akan politik dan pemerintahan yang berlaku di suatu negara tersebut dan masyarakatnya disebut sebagai warganegara.
Kita ketahui bersama bahwa Indonesia merupakan suatu negara demokrasi seperti tercantum dalam Pembukaan UUD 1945  alinea IV , serta didukung dengan bukti2 lainya seperti adanya partai politik , adanya peran rakyat dalam pelaksanaan pemerintahan dll.
Ketika membahas tentang demokrasi di Indonesia sendiri menurut sejarahnya telah melaksanakan beberapa macam demokrasi, namun pada dasarnya ada 3 macam sistem demokrasi yang pernah digunakan yaitu : Sistem demokrasi Liberal/Parlementer, Sistem demokrasi Terpimpin , dan Demokrasi Pancasila.
·                     Bentuk demokrasi  dalam pengertian sistem pemerintahan negara
Bentuk demokrasi
Setiap negara mempunyai ciri khas calam pelaksanaan kedaulatan rakyat atau demokrasinya. Hal ini ditentukan oleh sejarah negara yang bersangkutan, kebudayan, pandangan hidup, serta tujuan yang ingin dicapainya. Dan tentu setiap sistem demokrasi yang diterapkan tidaklah ada yang sempurna dimana  semua sistem demokrasi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Berikut akan dibahas mengenai sistem demokrasi yang pernah berlaku di Indonesia :
1.Demokrasi Liberal
Demokrasi liberal adalah suatu paham demokrasi yang menekankan pada kebebasan individu, persamaan hukum, serta hak asasi bagi setiap warga negaranya.demokrasi liberal ditandai dengan dwitunggal Soekarno-Hatta sebagai kepala negara. Pada awalnya demokrasi ditampilkan dalam berbagai sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pelaksanaan demokrasi di Indonesia di laksanakan petama kali pada pemilihan umum 1955.
Seiring berjalannya waktu, demokrasi dianggap gagal karena tidak mampu menjamin stabilitan politik secara terus-menerus. Hal ini disebabkan oleh :
1). Adanya partai politik yang lebih mementingkan partai politiknya dari pada kepentingan bangsa yang lebih penting.
2). Kondisi sosial-ekonomi masih rendah, dalam hal kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesempatan kerja.
3). Gagalnya kontituante membentuk undang-undang yang bersipat tetap.
Landasan hukum demokrasi liberal di Indonesia yaitu:
1.     Maklumat pemerintah tanggal 3 november 1945
2.     Konstitusi RIS 1949
3.     Konstitusi UUDS 1950
2. Demokrasi Terpimpin
Dekret Presiden 5 juli 1959 merupakan awal berahirnya demokrasi libral di Indonesia sekaligus awal berlakunya demokrasi terpimpin. Demokrasi terpmpin adalah suatu pahan demokrasi yang berintikan musyawarah mufakat secara gotong royong antara semua orang. Sistem demokrasi terpimpin diperkenalkan oleh Presiden Soekarno, karena merasa kecewa terhadap partai politik  yang lebih mementingkan kepentingan partainya daripada kepentingan bangsa. Demokrasi terpimpin berporoskan NASKOM (nasional,agama,komunis) dan di sebut-sebut sebagi demokrasi yang tidak memperhatikan hak-hak asasi warga negaranya. Pelaksanaan demokrasi terpimpin ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut:
1.     Presiden Soekarno memegang seluruh tampuk kekuasaan
2.     Terbatasnya peranan partai politik  dalam pemerintahan
3.     Keberadaan Partai Komunis Indonesia semakin berpengaruh dan kuat
Pada masa demokrasi tepimpin, kedudukan preiden sangatlah kuat sebagai kepala negara dan pemerintahan. Kabinet yang dibentuk dipimpin langsung oleh presiden. DPR hasil pemilu 1955 di bubarkan dan digantikanoleh DPR GR. Hal ini sangat bertentangan dengan UUD 1945.
Puncak berahirnya demokrasi tepimpin adalah terjadinya G30S/PKI. Pemberontakan ini akibat dari berkembangnya Partai Komunis Indonesia yang didukung oleh presiden. PKI bertujuan untuk menggantikan ideologi pancasila menjadi ideologi komunis. Dengan adanya G30S/PKI telah meruntuhkan sistem demokrasi terpimpin. Landasan hukum demokrasi terpimpin adalah:
1.     Dekret presiden 5 juli 1959
2.     Tap.MPRS No. VIII/MPRS/1965 (sudah dicabut dengan TAP.MPRS No. XXXVII/MPRS/1968).
3. Demokrasi Pancasila
Demokrasi Pancasila berarti paham demokrasi yang bersumber dari pembukaan keperibadian dan falsfah hidup Pancasila. Landasan dari demokrasi Pancasila adalah kedaulatan rakyat seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.
Pelaksanaan dasar ini terdapat dalam pasal 1ayat (2), yaitu kedaulatan berada ditangan rekyat dan dilaksanakan sepenuhnya menurut undang-undang  dasar.
1.     Hakikat Demokrasi Pancasila
Berdasarkan alenia ke IV, sudah jelas bahwa negara RI adalah negara berkedaulatan rakyat atau negara demokratis. Demokrasi yang diterapakan berdasarkan asas Pancasila yaitu demokrasi Pancasila. Ciri-ciri demokrasi Pancasila adalah
1.     Mengutamakan musyawarah mufakat
2.     Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat
3.     Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain
4.     Selalu diliputi semangat kekeluargaan
5.     Adanya rasa tanggung jawab dalam melaksanakn hasil musyawarah
6.     Dilakukan dengan akal sehat dan niali yang luhur
7.     Setiap keputusan dipertanggungjawabkan secara moral kepada tuhan Yang Maha Esa
Demokrasi Pancasila pada masa orde lama mulai berlaku sejak Maret 1966- Mei 1998. Sedangkan Mei 1998 sampai sampai sekarang berlaku sistem demokrasi Pancasila dalam era reformasi.
Perkembangan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara
Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) adalah pendidikan dasar bela negara guna menumbuhkan kecintaan kepada tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara Indonesia, keyakinan akan kebenaran Pancasila sebagai ideologi negara, kerelaan berkorban untuk negara, serta memberikan awal bela negara.

Definisi Bela Negara.
Bela Negara adalah tekad, sikap dan tindakan yang teratur, menyeluruh, terpadu dan berlanjut yang dilandasi oleh kecintaan pada tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara Indonesia serta keyakinan akan kebenaran Pancasila sebagai ideologi negara dan kerelaan berkorban guna meniadakan setiap ancaman, baik dari luar maupun dari dalam negeri, yang membahayakan kemerdekaan dan kedaulatan negara, kesatuan dan persatuan bangsa, keutuhan wilayah dan yurisdiksi nasional serta nilai – nilai Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945.

Perkembangan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara
Situasi NKRI Terbagi dalam Periode-periode.
Periode yang dimaksud tersebut adalah yang berkaitan dengan kepentingan sejarah perkembangan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara. Pendidikan Bela Negara berkembang berdasarkan situasi yang dihadapi oleh penyelengaraan kekuasaan. Periode-periode tersebut addalah sebagai berikut :
1.    Tahun 1945 sejak NKRI diproklamasikan sampai tahun 1965 disebut periode lama atau Orde lama.
2.   Thun 1965 sampai tahun 1998 disebut periode baru atau Orde baru.
3.   Tahun 1998 sampai sekarang disebut periode Reformasi.

1.     Pada Periode Lama Bentuk Ancaman yang Dihadapi adalah Ancaman Fisik Ancaman yang datangnya dari dalm maupun dari luar, langsung maupun tidak langsung, menumbuhkan pemikiran mengenai cara menghadapinya. Pada tahun 1954, terbitlah produk Undang-Undang tentang Pokok-pokok Parlementer Rakyat (PPPR) dengan Nomor: 29 tahun 1954.
2.    Periode Orde Baru dan Periode Reformasi
Ancaman yang dihadapi dalam periode-periode ini berupa tantangan non fisik dan gejolak social.Untuk mewujudkan bela Negara dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat, berangsa, dan bernegara yang tidak lepas dari pengaruh lingkungan strategis baik dari dalam maupun dari luar, langsung maupun tidak langsung, bangsa Indonesia pertama-tama perlu membuat rumusan tujuan bela Negara. Tujuannya adalah menumbuhkan rasa cinta tanah air, bangsa dan Negara. Untuk mencapai tujuan ini, bangsa Indonesia perlu mendaptakan pengertian dan pemahaman tentang wilayah Negara dalam persatuan dan kesatuan bangsa.

III. PEMAHAMAN TENTANG HAK AZASI MANUSIA

Setelah mempelajari definisi dan pemahaman tentang HAM menurut beberapa ahli dan pakar hukum HAM internasional secara sederhana HAM bisa saya artikan sebagai suatu HAK dasar yang melekat pada diri seseorang sejak ia lahir kedunia dimana itu pemberian langsung dari Tuhan secara kodrati, karena semua manusia pada dasarnya merupaka sama-sama makhluk Tuhan. Dimana Hak-hak dasar itu seperti hak untuk hidup , mengeluarkan pendapat, serta bebas untuk memeluk dan menjalankan agama yang diyakininya dll. Dan sifat dari HAM ini haruslah UNIVERSAL berlaku dimanapun , tanpa membedakan jenis kelamin, ras , suku , agama , budaya dsb yang ada dalam diri manusia tersebut serta semua manusia yang lainya harus mengakui dan menghormati adanya HAM tersebut tanpa terkecuali.





Sumber Referensi :




Komentar

Postingan populer dari blog ini

jaring jaring makanan di laut

  MAKALAH   “Jaring-Jaring Makanan di Laut”   Tugas Mata kuliah Teori Lingkungan              Disusun Oleh : Arifin darnotoputra (10417955) JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS GUNADARMA 2020         KATA PENGANTAR       Sebagai insan yang beriman dan berpancasila, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT karena atas kuasa-Nya saya dapat menyelesaikan Makalah yang berjudul “ Jaring-jaring Makanan di Laut“. Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Dasar Akuakultur.   Dengan adanya makalah ini, saya berharap kita dapat mengetahui dan memahami konsep tentang Jaring-jaring Makana di Laut serta menyadari perlunya mempertahankan ekosistem yang nantinya dapat diaplikasikan kepada peserta didik.   Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu menyelesaikan makalah in...

MAKALAH MIKON

EMBEDDED C PADA MIKROKONTROLER AVR AT90S8515 Abstrak Atmel merupakan perusahaan pembuat chip yang terkenal dalam teknologi pembuatan Flash memory dan EEPROM. Saat Atmel memasukkan Flash PEROM ke mikrokontroler seri AT89Cxx sebagai anggota baru keluarga mikrokontroler MCS51, keluarga mikrokontroler MCS51 bagaikan mendapat darah segar dan bangkit dari kerentaannya. Meskipun umurnya lebih dari 25 tahun kini MCS51 makin banyak digunakan oleh para pemula. Menyusul keberhasilannya tersebut, Atmel merancang sendiri mikrokontroler baru yang dinamakan sebagai keluarga mikrokontroler AVR. AT90S8515 adalah salah satu jenis AVR tipe klasik yang mempunyai unjuk kerja hampir sama dengan AT89C52. Keunggulan dari AT90S8515 ini adalah kemampuan ISP (In System Programming) mempunyai internal EEPROM sebesar 512 bytes, 512 RAM, PWM, kecepatan clock sampai dengan 8 MHZ dengan frekuensi kerja sama dengan frekuensi kristal osilator, interupsi 11 jalan, analog komparator, serta 32 register serbaguna y...

MANUSIA DAN HARAPAN

MANUSIA DAN HARAPAN Harapan hidupku : Setiap manusia pasti masing-masing mempunyai tujuan yang sangat kita inginkan dalam setiap langkah kaki kita. Dan salah satunya adalah kita harus banyak berdoa dan berusaha dalam menentukan nasib kita pada saat nanti meraih suatu cita-cita yang kita inginkan. Aku berharap semoga selalu di berikan kesehatan dan nikmat yang di berikan oleh yang maha kuasa kepada kita dan orang lain. Saat ini aku menjadi mahasiswa di universitas gunadarma mengambil jurusan teknik elektro. Dan pada saat lulus sarjana nanti aku ingin bekerja di salah satu perusahaan   sesuai dengan bidangnya. Sebab memiliki harapan tersebut : Alasan diriku ingin bekerja di salah satu perusahaan atau pekerjaan yang layak seperti yang lainnya adalah ingin memperoleh pengalaman di duniaku yang baru bagaimana rasanya bekerja dengan tim dan kita mendapat amanat untuk bisa bertanggungjawab dalam pekerjaan yang kita laksanakan dengan sebaik-baiknya dalam melaksanakan pekerjaan te...